Pos

,

Tugas pokok avsec beserta lingkup kerjanya

tugas pokok avsec

Ada berbagai macam tugas pokok avsec dan lingkup kerjanya. Alangkah baiknya sebelum menyimak tugas dan lingkup kerja avsec anda membaca pengertian avsec terlebih dahulu (klik disini)Tugas pokok avsec telah diatur dalam SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR SKEP/ 40 / II / 1995 PETUNJUK PELAKSANAAN KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : 14 TAHUN 1989 TENTANG PENERTIBAN PENUMPANG, BARANG DAN KARGO YANG DIANGKUT PESAWAT UDARA SIPIL.

tugas pokok avsec

TUGAS POKOK AVSEC

  1. Pemeriksaan Dokumen
  2. Pemeriksaan Penumpang, Bagasi, Dan Bagasi Kabin
  3. Pelaporan (Check –In)
  4. Pemeriksaan Awak Pesawat
  5. Pemeriksaan Penumpang Transit & Transfer
  6. Penanganan Senjata
  7. Penanganan Bagasi Kabin & Bagasi
  8. Penanganan Penumpang Khusus
  9. Pemeriksaan Jamaah Haji, Bagasi Kabin Dan Bagasinya
  10. Pengawasan Jalur Dari Check-In Ke Ruang Tunggu Dan Ke Sisi Udara
  11. Pengawasan Jalur Menuju Ke Dan Dari Pesawat Udara
  12. Penertiban Kargo
  13. Penggolongan
  14. Pengemasan
  15. Pengiriman
  16. Pengawasan
  17. Penanganan Bahan Dan/Atau Barang Berbahaya
  18. Kiriman Pos
  19. Kiriman Diplomatik

PENJELASAN TUGAS POKOK AVSEC

PEMERIKSAAN BAGASI

Tugas pokok avsec yang pertama di bagian pemeriksaan bagasi.

  • Batas harus diperiksa sebelum diserahkan di tempat check –in (KM 14/1989 Ps. 3)
  • Bagasi harus dilengkapi identitas pemilik(KM14/1989 Ps.4)
  • Bagasi yang ditolak dengan alasan keamanan penerbangan tidak dibenarkan untuk diangkut(KM 14/1989 Ps.5)
  • Senjata api, senjata tajam serta benda lain yang dapat dipakai sebagai alat untuk mengancam atau memaksakan kehendak dilarang dimasukkan atau ditempatkan di dalam kabin pesawat udara (KM14 Ps. 6)

PEMERIKSAAN KARGO DAN KIRIMAN POS

  • Kargo dan kiriman pos harus diperiksa sebelum dimasukkan ke gudang atau pesawat udara (KM 14/1989 Ps.7)
  • Pemeriksaan pos perlu memperhatikan kelancaran pengirimannya (KM 14/1989 Ps. 7 ayat 2
  • Pemeriksaan pengangkutan barang-barang berbahaya harus memperhatikan ketentuan yang berlaku (KM 14/1989 Ps.8)

PEMERIKSAAN DOKUMEN

Pemeriksaan dokumen-dokumen juga diwajibkan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Ini juga menjadi salah satu tugas pokok avsec.

  • Nama dan alamat calon penumpang wajib dicatat oleh pengangkut atau agennya
  • Hanya calon penumpang yang mempunyai tiket dan para pemegang izin yang syah diizinkan masuk daerah check-in
  • Tiket dan izin masuk dicocokkan dengan orang yang bersangkutan.

PEMERIKSAAN TERHADAP CALON PENUMPANG DAN BAGASI KABIN

tugas pokok avsec

Tugas pokok avsec berikutnya adalah pemeriksaan terhadap calon penumpang dan bagasi kabin. Dalam hal ini ada pengecualian, yaitu diperbolehkannya pemeriksaan dari pihak lain apabila ada persetujuan dari pihak-pihak terkait.

 

  • Mencocokan tiket dengan bukti kenal diri
  • Pemeriksaan secara fisik dan atau menggunakan alat bantu
  • Setiap yang dicurigai harus diperiksa secara fisik
  • Bagasi yang telah diperiksa harus disegel dengan label sekuriti
  • Petugas sekuriti berhak melarang keberangkatan calon penumpang yang menolak untuk diperiksa
  • Berhak menolak bagasi yang tidak disegel atau segel rusak
  • Pemeriksaan blanko identitas bagasi kabin
  • Pemeriksaan penumpang transfer sebelum memasuki ruang tunggu
  • Pemeriksaan penumpang transit yang keluar dan kembali ke ruang tunggu
  • Pemeriksaan penumpang pesawat udara yang mendarat karena kerusakan teknis atau alasan operasional
  • Pemeriksaan senjata api, senjata tajam berukuran lebih dari 5 cm atau benda lain.
  • Pengawasan bagasi kabin sebelum dilakukan pengangkutan.
  • Pemeriksaan jenasah

PENGAWASAN JALUR DARI DAERAH LAPOR DIRI KE RUANG TUNGGU DAN KE SISI UDARA

  • Daerah check-in merupakan daerah terbatas yang harus dijaga petugas
  • Jalur yang menghubungkan daerah chek-in dengan sisi udara harus dilengkapi pintu dan dikunci saat tidak dipergunakan
  • Pintu lalu lintas petugas harus dijaga petugas sekuriti dan dikunci apabila tidak dipergunakan
  • Petugas lain turut mengawasi dibawah koordinasi petugas sekuriti bandara
  • Pintu keluar menuju sisi udara harus dikunci saat tidak dipergunakan
  • Petugas sekuriti harus mengawasi ruang tunggu selama dipergunakan
  • Dilarang memasuki daerah sisi udara maupun ruang tunggu keberangkatan tanpa diperiksa

Pendaftaran pendidikan avsec PSPP Penerbangan klik disini.

perekrutan avsec angkasa pura

perekrutan avsec

PT Angkasa Pura II (AP II) ke depan akan terus mengembangkan bisnis pengelolaan bandara, juga beberapa proyek properti di sekitar bandara. Untuk mendukung hal tersebut, BUMN operator bandara Indonesia bagian Barat ini membutuhkan banyak karyawan baru khususnya perekrutan avsec dan ground staff.

perekrutan avsec

Perekrutan avsec angkasa pura

Direktur Teknik dan Kebandarudaraan AP II Salahudin Rafi menuturkan, “kebutuhan tenaga kerja BUMN ini adalah 9.000 orang. Ini untuk mengisi 13 bandara yang dikelola AP II sampai 2020 nanti”.

“Korporasi butuh 9.000, itu berdasarkan data formasi hasil konsultan pengelola airport. Terminal 3 Bandara Soetta (Soekarno-Hatta) itu diperluas 38 hektar, orangnya harus ditambah,” kata Rafi di acara Press Gathering Angkasa Pura II dengan Forum Wartawan Perhubungan, di Hotel The Mirah, Bogor, Jumat (7/3/2014).

Rafi menjelaskan, kendala pengembangan bandara di lingkungan AP II adalah kurangnya sumber daya manusia (SDM). Apalagi kualitas dan kuantitas bandara terus akan ditingkatkan.

“Masalahnya pertama SDM, kedua SDM, ketiga SDM, keempat kapasitas, dan kelima teknologi. Kapasitas bisa dibangun besar, teknologi bisa dibeli tapi SDM harus dipersiapkan,” sebut Rafi.

Saat ini, AP II telah mempekerjakan 8.000 sumber daya manusia di seluruh bandara di bawah kelola AP II. “Nanti buka terus penerimaan,” ujarnya.

Rafi menyebut, sumber daya manusia yang dibutuhkan nantinya akan didominasi oleh petugas keamanan penerbangan (aviaton security).

sumber: m.detik.com

Melihat banyaknya kebutuhan perekrutan avsec diatas, PSPP Penerbangan hadir untuk memberikan lulusannya siap kerja dengan SDM yang tinggi. Menurut sumber berita bahwa kebutuhan tenaga kerja akan didominasi oleh keamanan bandara/avsec (aviation security). Tentunya ada persyaratan yang harus dipenuhi pula, seperti kewajiban avsec memiliki STKP (Surat Tanda Kelayakan Personil). Dalam hal ini PSPP Penerbangan telah berpengalaman mendidik dan meluluskan siswa-siswinya disertakan dengan lisensi atau STKP per personil. Artinya lulusan PSPP Penerbangan adalah personil yang telah siap kerja berdasarkan regulasi yang berlaku. PSPP Penerbangan adalah salah satu sekolah avsec yang terakreditasi “A”. PSPP Penerbangan telah mendapatkan sertifikat dari kementrian perhubungan untuk menyelenggarakan ujian negara lisensi/STKP avsec.

Baca juga

,

Keamanan penerbangan Indonesia

Keamanan penerbangan Indonesia

Sudah hampir semua orang tahu kalau keselamatan dan keamanan penerbangan Indonesia menjadi tanggung jawab avsec (aviation security). Dari banyaknya tanggung jawab tersebut salah satunya penanganan barang, benda atau bahan yang masuk klasifikasi DG (Dangerous Goods). Hal itu diatur dalam undang-undang melalui surat keputusan dirjen perhubungan udara nomor: SKEP 2765/X11/1998 yang mengacu pada aturan internasional ICAO Annex 18 The Safe Transport of Dangerous Goods by Air. Ditambah pula dengan document 9481-AN/928 Emergency Respons Guidance for Aircraft Incidents Involving Dangerous goods. Serta dalam penerbangan internasional diatur pula dalam IATA (International Transport Assotiation).

Keamanan penerbangan Indonesia

avsec dan DG (Dangerous Goods)

Dangerous goods terbagi dalam 9 kelas.

  1. Kelas I. Explosive/bahan peledak
  2. Kelas II. Flammable gas/gas bertekanan atau mudah terbakar
  3. Kelas III. Flammable Liquid/cairan yang mudah terbakar
  4. Kelas IV. Flammable Solid/zat padat yang mudah terbakar
  5. Kelas V.  Oxidizing Subtances & Organic Peroxides/zat yang menghasilkan O2 dan mengakibatkan kebakaran
  6. Kelas VI. Toxic/zat padat atau cair yang mengakibatkan kematian apabila terhirup atau tertelan
  7. Kelas VII. Radioactive/barang, bahan atau benda yang memancarkan radiasi
  8. Kelas VIII. Corrosive/bahan yang dapat merusak jaringan kulit
  9. Kelas IX. Misceleneous DG/bahan padat atau cair yang mempunyai sifat iritasi.

Kesembilan kelas tersebut harus mendapat perlakuan khusus dari personil keamanan penerbangan Indonesia apabila akan diangkut dengan pesawat udara. Terkadang kita tidak sadar telah membawa barang-barang yang termasuk dalam DG tersebut ke dalam kabin pesawat,yang tentunya masih dalam batas kewajaran seperti contoh: Korek api gas ( DG kls II ),parfum beralkohol/ethanol, minuman beralkohol ( DG kls III ), areosol dalam batas max 500ml ( DG kls II ), baterai mengandung alkali ( DG kls VIII ),kamper, korek kayu ( DG kls IV ), laptop ataupun peralatan elektronik pun apabila dalam jumlah besar masuk dalam kategori ( DG kls IX )

Lingkup kerja Keamanan penerbangan Indonesia DG (Dangerous Goods)

  • Shippers staff
  • Cargo acceptance staff
  • Checker
  • Cargo agents staff
  • Postal acceptance staff
  • Packers
  • Cargo Warehouse staff
  • Supervisor loading/unloading

Demikian sedikit penjelasan tentang DG (Dangerous Goods). Sangat jelas bahwa seorang avsec wajib tahu dan paham tentang DG. Untuk itu kembali pada regulasi yang berlaku, seorang avsec wajib mengikuti pendidikan dan latihan salah satunya di PSPP Penerbangan guna mendapatkan STKP (Surat Tanda Kecakapan Personil) atau lisensi.

Pendaftaran calon Avsec klik disini

Baca juga pengertian avsec (security penerbangan).

PEKERJAAN DI BANDARA

Pekerjaan di bandara tentunya berbagai macam. Sepintas apabila mendengar kata bandara akan terpikir pilot atau pramugari. Tidak ada salahnya karena memang pilot atau prmugari juga sangat berhubungan dengan pekerjaan di bandara.

Sebenarnya masih banyak pekerjaan di bandara selain pilot atau pramugari. Diantaranya avsec (aviation security) dan ground staff atau staff penerbangan. Berikut penjelasan tentang pekerjaan dibandara:

PILOT

Pekerjaan di bandara yang satu ini tentunya menjadi impian setiap orang. Pilot adalah seseorang yang bertugas menerbangkan pesawat. Untuk menjadi seorang pilot tentunya harus melalui pendidikan terlebih dahalu. Setelah dinyatakan lulus akan mendapat sertifikasi dan akan mulai mengumpulkan jam terbang untuk karirnya.

PRAMUGARI/FLIGHT ATTENDANT

Pekerjaan di bandara berikutnya adalah pramugari atau sering disebut juga flight attendant. Pramugari bertugas membantu pilot dan mendampingi penumpang dari segi keamanan dan kenyamanan penumpang. Pekerjaan ini juga menjadi incaran, namun tetap ada syarat tertentu untuk menjadi seorang pramugari. Syarat tersebut diantaranya berpenampilan menarik, pintar dan telah mengikuti pendidikan pramugari. Masih banyak syarat-syarat lain, silahkan baca syarat pramugari untuk lebih jelasnya. Baca juga sekolah pramugari.

STAFF PENERBANGAN/GROUND STAFF

Staff penerbangan menjadi salah satu pekerjaan di bandara juga. Staff benerbangan adalah petugas bandara yang bertugas memberikan pelayanan penumpang sebelum keberangkatan (pre flight service) dan pelayanan sesudah penerbangan (after flight service). Lebih detailnya staff penerbangan bertanggung jawab membantu dan melayani penumpang saat proses penjualan tiket, menangani bagasi penumpang, melakukan loading dan unloading pesawat dan lain-lain. Untuk lebih detailnya silahkan baca pengertian dan tugas staff penerbangan. Adapun untuk menjadi staff penerbangan tidaklah bisa sembarangan orang. Seorang staff penerbangan harus punya kompetensi di bidangnya. Seorang staff penerbangan juga wajib untuk mengikuti pendidikan staff penerbangan terlebih dahulu. Baca juga …..

AVSEC (AVIATION SECURITY)/KEAMANAN BANDARA

Avsec/keamanan bandara adalah personil yang bertugas melindungi penerbangan sipil dari tindakan melawan hokum terhadap penumpang, awak pesawat di darat, pesawat udara dan instalasi. Seoran avsec/keamanan bandara harus mampu bekerja sesuai regulasi yang ditetapkan secara internasional. Oleh karena itu seorang avsec wajib mengikuti pendidikan terlebih dahulu. Guna mendapatkan STKP (Surat Tanda Kecakapan Personil) atau lisensi. Untuk lebih jelasnya bisa baca di sini.

Demikian berbagai macam diantaranya pekerjaan di bandara. Untuk bisa bekerja di bandara tentunya harus mempunyai skill dan kompetensi tertentu sesuai bidangnya masing-masing. Dalam hal ini kita wajib menuntut pendidikan terlebih dahulu. Salah satu sekolah yang yang telah terakreditasi A dan telah berijin adalah PSPP Penerbangan.

, , ,

PERSYARATAN PENDAFTARAN PSPP TAHUN INI

persyaratan pendaftaran pspp tahun ini

Persyaratan pendaftaran calon siswa baru PSPP PENERBANGAN tahun ini. Pendaftaran calon siswa baru  PSPP PENERBANGAN diawali dengan pengisian formulir atau biodata yang dilakukan secara online. Dalam pengisian biodata tersebut dibutuhkan pula berkas-berkas yang wajib diunggah.

BERKAS PENDAFTARAN YANG HARUS DIPERSIAPKAN

  • Pass foto
  • Foto full body
  • Surat keterangan dokter
  • KTP / Kartu Keluarga

Sebelum mengisi formulir pendaftaran harus melengkapi berkas-berkas di atas, guna untuk diupload pada waktu pengisian formulir pendaftaran. Biaya pendaftaran sebesar Rp.300.000 ditransfer ke rekening BRI a/n PSPP PENERBANGAN dengan nomor rekening: 0098-01-002137-30-3. Selanjutnya bukti transfer difoto kemudian dikirimkan ke panitia pendaftaran siswa baru PSPP PENERBANGAN dengan nomor WA 081328332509 (Ari Purwoko). Dengan mengirimkan bukti transfer akan mendapatkan password dan username guna untuk mengikuti tes tertulis secara online.

Sebaiknya sebelum melakukan pendaftaran pastikan telah memenuhi kriteria persyaratan pendaftaran PSPP PENERBANGAN, berikut persyaratan pendaftaran yang harus dipenuhi:

Persyaratan pendaftaran PSPP PENERBANGAN

PRAMUGARI

– Perempuan WNI berusia 18-23 tahun, belum pernah menikah
– Berpenampilan menarik dan berkepribadian baik
– Sehat jasmani dan rohani
– Pendidikan min. SMU/SMK/sederajat
– Tinggi badan min. 160 cm, dengan berat badan ideal dan postur tubuh proporsional;
– Tidak mengenakan kacamata (lensa kontak diperkenankan, maks. minus -3,00, silindris C-100;

STAFF PENERBANGAN

– WNI berusia 18-23 tahun, belum pernah menikah
– Berpenampilan menarik dan berkepribadian baik
– Sehat jasmani dan rohani
– Pendidikan min. SMU/SMK/sederajat
– Tinggi badan pria min. 165 cm wanita min. 156cm, dengan berat badan ideal dan postur tubuh     proporsional;
– Tidak mengenakan kacamata (lensa kontak diperkenankan, maks. minus -3,00, silindris C-100;

AVSEC (Aviation Security)

– WNI berusia 18-24 tahun, belum pernah menikah
– Berpenampilan menarik dan berkepribadian baik
– Sehat jasmani dan rohani
– Pendidikan min. SMU/SMK/sederajat
– Tinggi badan pria min. 168 cm, wanita min. 160 cm, dengan berat badan ideal dan postur tubuh proporsional;
– Tidak mengenakan kacamata (lensa kontak diperkenankan, maks. minus -3,00, silindris C-100;

Demikian penjelasan singkat mengenai persyaratan pendaftaran siswa baru PSPP Penerbangan. Persyaratan pendaftaran ini berlaku untuk semua kampus cabang PSPP PENERBANGAN, untuk info lebih lanjut bisa hubungi WA 081328332509 (Ari Purwoko) guna registrasi pendaftaran pengisian formulir atau biodata secara online.

PERSYARATAN PENDAFTARAN PSPP TAHUN INI

Pengertian tentang AVSEC/security bandara

Pengertian tentang AVSEC/security bandara

Banyak yang berpikir kalo Petugas Aviation Security (Avsec) itu sama dengan security di mall, gedung atau bank, padahal Avsec berbeda dengan security yang lain. Personil AVSEC/security bandara WAJIB memilki lisensi atau Surat Tanda Kecakapan Petugas (STKP) dalam melaksanakan tugasnya. Dalam lisensi tersebut dijelaskan kewenangan Petugas Keamanan Penerbangan (Avsec) dan jika sudah memiliki lisensi maka sudah dinyatakan memiliki kompetensi untuk melaksanakan tugas pengamanan penerbangan oleh Direktur Jendral Perhubungan Udara.

Cara mendapatkan lisensi Avsec

harus mengikuti Pelatihan dan Pendidikan (Diklat) Avsec

Tingkatan diklat Avsec 

1. Pendidikan dan pelatihan dasar bagi personel keamanan :
a. basic aviation security (basic avsec);
b. junior aviation security (junior avsec);
c. senior aviation security (senior avsec);
2. Pendidikan dan pelatihan lanjutan bagi personel keamanan :
a. avsec management
b. crisis management
c. quality control
d. instructor
e. risk management
f. inspector/auditor
g. negotiation
h. human factor
i. investigator
j. profilling

Dalam menjalankan tugasnya petugas Avsec memilik pedoman yang terdapat pada regulasi penerbangan, baik nasional maupun internasional.
ICAO (International Civil Aviation Organitation) merupakan sebuah organisasi penerbangan sipil internasional dibawah PBB.
ICAO mempunyai aturan-aturan penerbangan yang disebut Annex. Aturan Keamanan Penerbangan terdapat di Annex 17 Security – Safeguarding International Civil Aviation Against Acts of Unlawful Interference. Jadi setiap negara yang menjadi anggota ICAO harus mematuhi aturan yang dibuat oleh ICAO tersebut. Di Indonesia juga telah diatur dalam Surat keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara No. Skep/ 40 / II / 1995 Petunjuk Pelaksanaan keputusan menteri perhubungan No : 14 Tahun 1989 Tentang Penertiban Penumpang, Barang/Cargo pesawat sipil. UU Nomor 15 tahun 1992 tertanggal 25 Mei 1992 tentang penerbangan, yang terkait dengan pengamanan ( security ) bandar udara yaitu Bab VIII pasal 3

Kesimpulannya personil AVSEC diberikan tugas pokok untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan sipil dari tindakan melawan hukum dan juga memberikan perlindungan keamanan terhadap awak pesawat udara, penumpang, instalasi Bandar Udara, para petugas di darat, masyarakat dan pengguna jasa penerbangan lainnya dari tindakan melawan hukum. Oleh karena itu calon personil avsec wajib mengikuti diklat di lembaga pendidikan dan latihan yang telah ditunjuk oleh dirjen perhubungan seperti PSPP PENERBANGAN, bagi anda yang berminat mengikuti pendidikan dan latihan avsec di PSPP PENERBANGAN bisa daftar di sini.

, ,

Persyraratan security bandara

Persyraratan security bandara / AVSEC (Aviation Security) berikut penjelasan tentang persyaratan untuk menjadi calon security bandara, yang harus di penuhi secara umum:

Persyraratan security bandara

  • tinggi badan kurang lebih 170cm
  • sehat jasmani dan rohani
  • tidak buta warna
  • tidak mempunyai penyakit dalam
  • tidak bertatto
  • tidak mempunyai masalah dengan yang berwajib
  • disiplin serta jujur

Semua itu wajib di penuhi bagi calon security bandara yang akan mengemban tugas keamanan dan keselamatan di bandara.

Persiapkan diri anda untuk menjadi keamanan bandara yang wajib dipenuhi yang akan mengemban tugas dan tanggung jawab menjadi keamanan bandara.

avsec-1 

Semoga artikel tentang persyaratan calon petugas keamanan bandara diatas menjadikan para calon avsec  bisa mempersiapkan diri untuk menjadi petugas keamanan bandara. Segera persiapkan  persyaratan untuk pendaftaran bagi calon security bandara.

Formulir pendaftaran PSPP Penerbangan.

, , , ,

Cara mendaftar sekolah penerbangan

Alamat PSPP Penerbangan

Untuk tahun ini, banyak sekolah penerbangan sudah membuka pendaftaran sekolah penerbangan. Hal tersebut menjadi kesempatan emas untuk mewujudkan mimpi menjadi seorang pramugari, staff penerbangan atau avsec sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Banyak hal yang harus dipersiapkan bagi setiap orang yang ingin mendaftar disekolah penerbangan. Sama seperti pendaftaran di perguruan tinggi lainnya, anda perlu mempersiapkan banyak hal mulai dari data diri, keadaan fisik dan hal lainnya sesuai dengan persyaratan yang disesuaikan. Berikut ini, kami akan menjelaskan beberapa cara yang perlu anda ketahui untuk mendaftarkan diri anda untuk sekolah penerbangan yang sesuai dengan keinginan anda.

Cara pendaftaran sekolah penerbangan yang perlu anda ketahui

Ketika anda memutuskan untuk mendaftar di sekolah penerbangan sebagai siswa dari sekolah penerbangan, ada banyak hal yang perlu anda ketahui. Pada umumnya, pendaftaran di sekolah penerbangan terbagi menjagi berbagai macam gelombang. Setiap gelombang tentunya dibagi menjadi beberapa jangka waktu yang harus anda ketahui dengan baik agar anda dapat mendaftarkan diri anda.

Yang perlu anda persiapkan sebelum melakukan pendaftaran adalah:

  1. Ijasah terakhir minimal sma sederajat
  2. Foto full body
  3. Foto setengah badan
  4. Surat keterengan sehat
  5. KTP/identitas lainnya bagi yang belum mempunyai KTP

Pramugari Indonesia, sekolah penerbangan

Untuk itu, anda perlu lebih teliti dalam mengecek berbagai macam informasi yang ada.  Selain masalah pembagian gelombang pendaftaran, hal lainnya yang perlu anda ketahui kala melakukan pendaftaran adalah dengan mengetahui akan berbagai macam persyaratan yang perlu anda persiapkan untuk diri anda. Dalam hal ini, biasanya ada berbagai macam hal yang harus anda siapkan seperti yang telah disebutkan diparagraf sebelumnya sehingga, anda sudah bisa mengetahui akan hal apa saja yang perlu anda persiapkan kala melakukan pendaftaran sekolah penerbangan.

Persyaratan PSPP Penerbangan

Persyaratan

Persyaratan PSPP Penerbangan.

Berikut adalah syarat penerimaan siswa baru PSPP :

persyaratan pspp

 

Pramugari

  • Lulusan SMU/SMK/ Sederajat sampai dengan S1
  • Tinggi badan minimal 160 Cm
  • Usia maksimal 23 tahun
  • Tidak Hepatitis dan tidak buta warna
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Mengisi formulir pendaftaran

Staff Penerbangan

  • Lulusan SMU/SMK/ Sederajat sampai dengan S1
  • Tinggi badan minimal
    • Putri= 157 Cm
    • Putra= 165 Cm
  • Usia maksimal 23 tahun
  • Tidak Hepatitis dan tidak buta warna
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Mengisi formulir pendaftaran

Aviation Security

  • Lulusan SMU/SMK/ Sederajat sampai dengan S1
  • Tinggi badan minimal
    • Putri= 160 Cm
    • Putra= 170 Cm
  • Usia maksimal 27 tahun
  • Tidak Hepatitis dan tidak buta warna
  • Sehat jasmani dan rohani
  • Mengisi formulir pendaftaran

Pendaftaran online PSPP Penerbangan silahkan klik disini.